Ketua Panitia Minerba Convex 2026, Catur Gunadi, menyebut kegiatan ini diselenggarakan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara bersama 18 asosiasi dan organisasi pendukung di sektor pertambangan.

"Kami bersinergi dengan 18 asosiasi dan organisasi pendukung yang mewakili beragam bidang dalam ekosistem pertambangan mineral dan batubara," kata Catur.

Tema yang diusung mencerminkan arah pengelolaan sektor minerba yang tidak hanya berbicara soal produksi, investasi, dan penerimaan negara, tetapi juga soal nilai tambah, penguatan industri nasional, kesempatan kerja, dan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah pertambangan.

Melalui Minerba Convex 2026, Kementerian ESDM berharap masyarakat dapat mengenal lebih dekat perkembangan subsektor minerba di Indonesia dan memahami kontribusinya terhadap pembangunan nasional serta pemberdayaan masyarakat.