Karena itu, penting untuk memastikan AC dipasang sesuai standar dan dirawat secara berkala. Pengguna juga sebaiknya memahami ketentuan garansi, terutama untuk kompresor dan PCB.

4. AC Inverter Lebih Susah Diservis dan Biaya Servisnya Selalu Mahal

Faktanya, biaya servis tergantung pada jenis perawatan dan kerusakan yang terjadi.

Perawatan rutin AC inverter dan non-inverter pada dasarnya relatif sama. Namun, biaya perbaikan dapat berbeda jika terdapat kerusakan pada komponen tertentu, seperti PCB inverter.

Karena itu, pastikan AC ditangani oleh teknisi terlatih yang memahami sistem inverter.

Selain harga dan spesifikasi, pertimbangkan juga garansi dan layanan purnajual sebelum membeli AC.

Pilih merek yang menawarkan ketentuan garansi jelas dan layanan pelanggan yang mudah dihubungi.

Sebagai contoh, GREE menyediakan layanan pelanggan 24 jam untuk mendukung kebutuhan purnajual. Konsumen dapat menghubungi Call Center GREE di 0800-1777-888 atau melalui WhatsApp di 0812-8888-1171 untuk memperoleh informasi dan bantuan terkait produk maupun layanan.

5. AC Inverter Lebih Susah Dipasang daripada AC Biasa

Faktanya, pemasangan AC inverter dan AC non-inverter memiliki prinsip yang serupa. Namun, AC inverter memerlukan kabel tambahan untuk komunikasi antara unit indoor dan outdoor, sehingga aspek teknis tersebut perlu diperhatikan agar AC dapat beroperasi secara optimal.

Penyambungan kabel harus dilakukan dengan benar agar kabel daya dan kabel komunikasi tidak tertukar.

Selain itu, teknisi perlu memastikan proses vakum pipa dilakukan dengan benar, sambungan pipa terpasang rapat, serta panjang dan ketinggian pipa sesuai ketentuan produk.

Penempatan unit outdoor juga perlu diperhatikan agar memiliki sirkulasi udara yang baik.

Dengan mengikuti prosedur pemasangan sesuai spesifikasi unit, AC inverter dapat dipasang dengan baik. Karena itu, hal terpenting bukan semata-mata jenis AC yang dipilih, tetapi kualitas instalasi dan pemahaman teknisi terhadap unit tersebut.

6. Kompresor AC Inverter Tidak Pernah Mati, Jadi Listriknya Tetap Boros

Faktanya, kompresor yang masih bekerja tidak selalu menggunakan daya maksimum.

Salah satu perbedaan AC inverter terletak pada cara kompresor mengatur kapasitas pendinginan.

Ketika suhu ruangan sudah mendekati suhu yang diinginkan, kompresor tidak harus langsung berhenti bekerja. Kecepatannya dapat diturunkan untuk mempertahankan suhu ruangan.

Hal ini menandakan kompresor yang tetap beroperasi bukan berarti selalu menggunakan listrik dalam jumlah besar. Ketika kebutuhan pendinginan berkurang, daya yang digunakan juga dapat menurun.

Sebaliknya, jika suhu ruangan masih jauh dari target atau beban panas meningkat, kompresor mungkin perlu bekerja lebih keras. Konsumsi listrik aktual tetap bergantung pada kondisi ruangan, pengaturan suhu, dan kebutuhan pendinginan.