Suahasil membeberkan lonjakan modal asing tersebut didorong oleh instrumen Surat Berharga Negara (SBN) yang semakin atraktif dan berhasil menarik inflow sebesar Rp 36,7 triliun. Bahkan dalam kurun waktu enam hari pertama di Oktober saja, SBN telah berhasil menarik aliran modal asing masuk ke Tanah Air hampir Rp 8 triliun.

"SRBI juga mengundang inflow Rp 178,6 triliun. Kita tahu SRBI dikeluarkan oleh Bank Indonesia tenornya adalah tenor pendek. Kalau SBN itu tenornya ada yang tenor pendek tapi mayoritas adalah tenor panjang sehingga yang makin panjang makin mencerminkan confidence kepada surat Berharga Republik Indonesia," tambah Suahasil.