Di sisi lain, instrumen saham masih mencatatkan aliran modal keluar (outflow) sebesar Rp 84,2 triliun dalam setahun terakhir. Namun, Suahasil memastikan bahwa koordinasi erat antara kebijakan fiskal dan moneter dapat meredam tekanan tersebut. Menurutnya, arus masuk dari SBN dan SRBI mampu menutup celah dari outflow yang terjadi di pasar saham.

"Nah perkembangan ini mencerminkan daya tarik aset rupiah, kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi makro yang tetap kita jaga," katanya.