Suahasil juga mengungkapkan penyebab perpindahan aliran modal asing ke Amerika Serikat (AS) karena suku bunga AS saat ini mencapai level tertinggi dalam sekitar 23 tahun terakhir, yakni sebesar 5,28%.

Kondisi ini membuat AS menjadi lebih menarik bagi investor. Alhasil, sebagian modal asing kembali mengalir ke AS karena investor mengejar imbal hasil yang lebih tinggi.

"Banyak modal kembali ke Amerika, karena suku bunganya relatif tinggi, bahkan tertinggi di dalam hampir 23 tahun terakhir. Apa yang akan terjadi kepada dunia berkembang seperti Indonesia? Modal lari keluar ke Amerika," tutur Suahasil.