NADIKABAR.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut operasi modifikasi cuaca (OMC) tahun ini digelar secara masif untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatra. Mereka menargetkan pekan ini wilayah-wilayah tersebut berpotensi basah.

"Sekarang pelaksanaan operasi modifikasi cuaca dilakukan secara masif. Ini mungkin salah satu operasi terbesar yang pernah dilakukan di Indonesia," ungkap Ketua BMKG Teuku Faisal Fathani di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/10).

Dalam operasi tersebut, Faisal mengatakan ada sembilan pesawat yang dikerahkan di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, sementara enam pesawat beroperasi di Sumatra Selatan. Mereka menggunakan pesawat Hercules CN-295 dan pesawat lain milik TNI.

Menurut Faisal, OMC dilakukan dengan mengombinasikan penggunaan dry ice dengan natrium klorida (NaCl) atau garam.Ia berharap pekan ini menjadi periode basah sehingga potensi hujan meningkat di sejumlah wilayah yang masih dilanda kebakaran.

"Ada sembilan pesawat yang aktif di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, kemudian enam pesawat di Sumatera Selatan. Harapannya, minggu ini adalah periode basah, jadi ada potensi hujan di minggu ini," ungkap Faisal.