NADIKABAR.COM — Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk "Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN): Menata Arah Pembangunan Nasional Indonesia".

Seminar ini yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda ini sekaligus mengupas secara mendalam urgensi PPHN dalam menata arah dan strategi pembangunan nasional secara berkelanjutan.

Hadir di antaranya Anggota Badan Pengkajian MPR RI, Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si; Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2015–2018, Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.S; Guru Besar Politik Islam dan Hukum Tata Negara FSH UIN Jakarta, Prof. Dr. Khamami Zada, S.H., M.A., MDC; dan Direktur Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik UIN Jakarta, Rizqon Halal Syah Aji, Ph.D.

Acara yang dimoderatori oleh Dosen Hukum Tata Negara FSH UIN Jakarta, Rahmat Ferdian Andi Rosidi, SH.I., MH ini juga dihadiri oleh Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D. dan Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Prof. Dr. H. Muhammad Maksum, S.H., M.A., M.DC.

Di hadapan para mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah, Anggota Badan Pengkajian MPR RI, Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si mengaku bangga hadir di tengah para mahasiswa tepat pada Hari Sumpah Pemuda. Ia berharap para peserta adalah pemuda dengan semangat perjuangan, bahkan memiliki keberanian untuk mengubah negara Indonesia lebih baik.

“Jadi, diskusinya adalah mengajak Anda semua untuk menanyakan pada diri kalian semua, terutama para mahasiswa, 'Apakah aku 10 orang itu yang akan mengguncang dunia?' Saya kira UIN Syarif Hidayatullah harus bisa menjawab itu melalui para mahasiswanya,” ujarnya di Ruang Teater Lantai 2 kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (28/10/2026).