Terlepas dari penurunan IHSG yang sudah terjadi, Goldman Sachs memperkirakan penurunan kelas pasar modal Indonesia dalam indeks MSCI dapat memicu arus keluar dana pasif (passive outflow) hingga US$ 5,6 miliar atau sekitar Rp 100,8 triliun (asumsi kurs Rp 18.000 per dolar AS).
Sementara total dana investasi aktif yang menggunakan indeks MSCI sebagai tolok ukur juga memiliki kepemilikan saham Indonesia ditaksir senilai lebih dari US$ 8 miliar atau Rp 144 triliun. Meski keputusan akhir terkait penjualan oleh pengelola dana aktif bergantung pada strategi investasi masing-masing.
Sementara itu dalam laporan Reuters lainnya, sejumlah bank lain memperkirakan langkah penurunan klasifikasi Indonesia oleh MSCI ini dapat memicu arus keluar pasif sebesar US$ 3-6 miliar atau Rp 54-108 triliun.