NADIKABAR.COM — Pasar saham Indonesia mengalami tekanan sepanjang Oktober 2026. Kondisi ini ditandai dengan aksi jual bersih atau net sell investor asing mencapai Rp 16,88 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menyebut kondisi tersebut turut dipengaruhi pengumuman MSCI. Pengumuman itu berkaitan dengan konsultasi rencana reklasifikasi status Indonesia.

"Dengan investor asing membukukan net sell Rp 16,88 triliun," ungkap Hasan dalam Konferensi Pers Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB Oktober, disiarkan secara virtual, Kamis (5/10/2026).