"Hak yang Sama bagi Investor Asing: Informasi terkait perusahaan tidak selalu mudah tersedia dalam bahasa Inggris," tulis proposal konsultasi MSCI, dikutip Minggu (18/10/2026).

Kedua, aksesibilitas terkait tingkat liberalisasi pasar valuta asing Indonesia. MSCI menilai pasar mata uang domestik belum cukup efisien dan masih menghadapi sejumlah keterbatasan, salah satunya transaksi valuta asing yang harus dikaitkan dengan transaksi sekuritas.

Ketiga, kelayakan investasi di pasar modal RI dipertanyakan karena minimnya transparansi tentang struktur kepemilikan saham dan praktik perdagangan terkoordinasi yang merusak pembentukan harga wajar.