NADIKABAR.COM — Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) memboyong artefak kebudayaan dan sejarah ke daerah pelosok untuk memperluas akses edukasi bagi siswa yang memiliki keterbatasan kesempatan berkunjung langsung ke museum.
Pamong Budaya Madya Museum NTB Gunarti mengatakan program itu bertujuan menjangkau sekolah-sekolah yang lokasinya jauh dari museum agar para siswa bisa mengenal warisan sejarah dan budaya daerah.
"Kami ingin para siswa sekolah yang kami datangi bisa mengenal benda-benda milik nenek moyang mereka," ucapnya dalam pernyataan di Mataram, Minggu.
Gunarti menjelaskan pengenalan koleksi sejarah dan budaya sejak dini penting untuk membantu siswa memahami peninggalan leluhur sekaligus mengenali identitas budaya mereka.
Setiap siswa tidak hanya diajak mengamati benda-benda bersejarah, tetapi juga mengikuti kegiatan mendongeng tentang sosok anak yang memiliki rasa ingin tahu tinggi terhadap budaya.