"Anak-anak kami akhirnya bisa memahami secara langsung sejarah dan budaya," kata Murtam.

Salah seorang siswi yang duduk pada bangku kelas VI bernama Annisa Ramadani mengaku senang dengan koleksi serta dongeng yang dihadirkan oleh Museum NTB ke sekolahnya.

Cerita dibalik setiap koleksi artefak yang dipamerkan membuat anak-anak sekolah dasar tersebut dapat mengenal budaya serta jati diri mereka.

"Kami senang ada benda-benda bersejarah, seperti perhiasan, tempat perhiasan, dan juga keris," pungkas Annisa.