Pada 14 Oktober 2026, Museum NTB membawa empat kotak berisi 15 koleksi artefak untuk diperkenalkan kepada para siswa di SDN Batu Pedang, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.
Belasan koleksi artefak tersebut mulai dari keris Lombok, takepan nabi haparas, serut kecil, pengikel, puset atau bor, tempat perhiasan, gelang tangan, teken ima, kawari, anjuk, sangket pondongan, alat pemanen padi ani-ani, hingga pengepak padi.
Kepala SDN Batu Pedang Murtam mengapresiasi program Museum Masuk Sekolah yang dikelola oleh Museum NTB lantaran memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal sejarah dan budaya lokal secara lebih dekat.
Menurutnya, banyak siswa belum memahami warisan budaya di sekitar tempat tinggal mereka yang berada di kawasan Gunung Piring.