Pengacara Pike mengatakan kepada media setempat bahwa: "Situasi ini telah berubah menjadi penderitaan hebat dan pelanggaran terhadap hak Pike untuk menjalani eksekusi mati tanpa kekejaman dan penghukuman yang tidak wajar."

"Malam ini, negara bagian Tennessee sekali lagi gagal melaksanakan eksekusi mati yang sah secara hukum. Christa sedang dirawat di rumah sakit terdekat. Kami belum mendapatkan informasi mengenai kondisinya," sebut pernyataan pengacara terpidana mati itu.

Terpidana Pembunuhan Masih Hidup Usai Disuntik Zat Mematikan

Pike dijadwalkan menjalani eksekusi mati pada Rabu (30/9) pagi, pukul 10.00 waktu setempat, di Riverbend Maximum Security Institution. Para saksi, termasuk sejumlah wartawan, hadir saat prosedur suntuk mati dilakukan.

Tujuh jurnalis yang ada di dalam ruangan eksekusi mati mengatakan bahwa Pike, yang kini berusia 50 tahun, sempat bernyanyi dan bergerak, mengeluhkan rasa sakit di lengannya setelah disuntik. Keterangan para jurnalis yang menjadi saksi menyebut bahwa Pike jelas-jelas masih hidup dan mendengkur sebelum petugas penjara mengawal mereka keluar dari ruangan.

"Kami hanya mendengarkan, seperti yang mereka katakan, suara dengkuran dan napasnya yang sangat keras selama hampir satu jam," kata Catherine Sweeney dari stasiun televisi WPLN.