Ketika ditanya apakah dengan melepaskan beban pikiran itu membuat dirinya kini bisa tidur nyenyak, Purbaya justru bercanda soal usianya.

"Nggak. Umur saya nggak sampe 80 tahun, 10 tahun lagi udah syukur kalau bisa. Jadi kita doa aja, doa terus. Makasih ya," ujarnya.

Untuk diketahui, saat masih menjabat sebagai Menkeu, Purbaya menyampaikan bahwa pemerintah telah merestrukturisasi utang proyek kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh dengan tenor pembayaran hingga 80 tahun. Skema tersebut membuat cicilan utang diperkirakan sekitar Rp 1 triliun per tahun.

Kala itu pun dirinya juga sempat bergurau bisa lebih dulu meninggal sebelum kewajiban pembayaran cicilan itu rampung diselesaikan.

"Berarti kan total utang besar, tapi di-stretch 80 tahun sudah direstrukturisasi. Cicilannya Rp 1 triliun atau sedikit di bawah Rp 1 triliun dari tahun ke tahun. Ada yang tinggi, ada yang rendah, tapi kalau kita lihat 'oh masih bisa lah'. (Tenor cicilan) 80 tahun saya dengar kemarin, makanya hebat juga tuh. Iya kita sudah mati, santai saja," ujar Purbaya disusul tawa di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Selasa (8/9).