Misalnya, seseorang telah berpuasa selama dua hari, tetapi terpaksa membatalkannya pada hari berikutnya karena suatu halangan. Ia dapat mengganti satu hari puasa yang belum dikerjakan selama masih berada dalam bulan Hijriah yang sama.

Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu amalan sunnah yang memiliki sejumlah keutamaan. Ibadah ini juga termasuk puasa sunnah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW, sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA:

"Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan puasa pada hari-hari putih, baik dalam perjalanan maupun saat di rumah." (HR Thabrani)

Melaksanakan puasa Ayyamul Bidh menjadi salah satu cara bagi seorang muslim untuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Dengan menjalankannya secara rutin, umat Islam dapat mengamalkan ibadah sunnah sekaligus menjaga kebiasaan baik yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Demikianlah bacaan niat puasa Ayyamul Bidh Rabiul Awal 2026 lengkap dengan jadwal melaksanakannya. Semoga bermanfaat!