نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitut-tayammuma listibahatish-shalati lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat melakukan tayamum agar diperbolehkan mengerjakan sholat karena Allah Ta'ala."

Mengutip penjelasan Sayyid Sabiq dalam kitab Fikih Sunnah, keabsahan tayamum akan batal apabila terjadi hal-hal berikut: