NADIKABAR.COM — Nusantara International Convention Exhibition (NICE) yang berlokasi di kawasan PIK 2, Tangerang, menjadi tuan rumah penyelenggaraan KRISTA InterFOOD 2026, salah satu pameran internasional terbesar di Indonesia untuk industri makanan dan minuman (food and beverage/F&B) serta hospitality.

Berlangsung pada 4-7 November 2026, pameran yang memasuki penyelenggaraan ke-27 ini menjadi momentum penting bagi NICE untuk memperlihatkan kapabilitasnya sebagai venue MICE modern yang mampu mengakomodasi kegiatan berskala besar dengan partisipasi pelaku industri dari berbagai negara.

KRISTA InterFOOD 2026 menghadirkan lebih dari 1.500 peserta dari 63 negara, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta menargetkan kehadiran 95.000 pengunjung dari 30 negara.

Pameran ini menempati 11 hall yang tersebar di tiga gedung utama NICE. Beragam produk, inovasi, teknologi, bahan baku, peralatan, hingga solusi bisnis ditampilkan untuk mencakup keseluruhan ekosistem industri makanan, minuman, dan hospitality. Penyelenggaraan KRISTA InterFOOD 2026 di NICE menjadi representasi kesesuaian antara kebutuhan penyelenggaraan pameran berskala internasional dan kapasitas serta fasilitas yang dimiliki venue tersebut.

"Sebagai salah satu destinasi MICE terbaru di kawasan Greater Jakarta, NICE dirancang untuk mengakomodasi berbagai format kegiatan, mulai dari pameran perdagangan, konvensi, konferensi, hingga event berskala besar yang membutuhkan fleksibilitas ruang dan dukungan operasional terintegrasi," kata Managing Director NICE PIK 2 Ryan Adrian dalam keterangan tertulis, Jumat (6/11/2026).

Dia menjelaskan, dengan total luas area yang dapat disewakan mencapai 130.000 meter persegi, NICE memiliki exhibition hall seluas 55.100 meter persegi, pre-function area seluas 20.000 meter persegi, serta atrium indoor seluas 15.000 meter persegi.

Kombinasi fasilitas tersebut memberikan keleluasaan bagi penyelenggara untuk mengembangkan konsep pameran secara lebih komprehensif, termasuk pengaturan zona produk, area demonstrasi, program kompetisi, aktivitas interaktif, business matching, hingga berbagai kegiatan pendukung lainnya dalam satu kawasan.

Kehadiran 11 hall pameran yang terbagi dalam tiga gedung utama juga memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan alur pengunjung dan pengelompokan kategori industri.

Hal ini menjadi nilai tambah bagi KRISTA InterFOOD 2026 yang menghadirkan beragam subsektor, mulai dari produk makanan (food products), bakery and confectionery, kopi dan teh, bahan baku makanan (food ingredients), teknologi pengolahan makanan (food processing technology), hingga peralatan hospitality dan solusi hotel, restoran, serta katering (HoReCa).

Tidak hanya mengandalkan kapasitas ruang, NICE turut menghadirkan berbagai fasilitas pendukung bagi pengunjung dan operasional, termasuk area parkir yang luas, sistem keamanan, serta layanan shuttle yang menghubungkan venue dengan sejumlah titik strategis.

Berada di kawasan bisnis PIK 2, NICE juga didukung perkembangan ekosistem kawasan yang terus bertumbuh sehingga memberikan nilai tambah bagi penyelenggara, peserta pameran, dan pengunjung dari dalam maupun luar negeri.

"Kami menyambut baik kepercayaan Krista Exhibitions dalam memilih NICE sebagai tempat penyelenggaraan KRISTA InterFOOD 2026. Bagi kami, sebuah venue tidak hanya menyediakan ruang untuk sebuah acara, tetapi juga harus mampu menghadirkan pengalaman, mendukung kebutuhan bisnis, serta menjadi bagian dari keberhasilan penyelenggaraan event itu sendiri," tuturnya.

"Dengan skala dan kompleksitas KRISTA InterFOOD tahun ini, kami melihat kesempatan besar untuk menunjukkan bagaimana NICE dapat mendukung kebutuhan pameran berskala internasional melalui fleksibilitas ruang, kelengkapan fasilitas, serta layanan venue yang terintegrasi," sambungnya.

Lebih dari sekadar menjadi lokasi penyelenggaraan, NICE memandang KRISTA InterFOOD 2026 sebagai bagian dari perjalanan jangka panjang dalam membangun standar baru industri MICE di Indonesia.

Keberhasilan penyelenggaraan event internasional dengan keterlibatan ribuan peserta dan puluhan ribu pengunjung profesional menjadi salah satu fondasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan, kesiapan operasional, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi dengan berbagai pelaku industri MICE global.

"Ke depan, kami berharap NICE dapat berkembang menjadi salah satu benchmark dalam penyelenggaraan event kelas dunia di Indonesia. Kami ingin menghadirkan standar venue dan layanan yang mampu memenuhi ekspektasi penyelenggara internasional, sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi setiap exhibitor, buyer, dan pengunjung.

"Melalui kolaborasi dengan penyelenggara berpengalaman seperti Krista Exhibitions, kami optimistis NICE dapat mengambil peran lebih besar dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi MICE yang kompetitif di tingkat regional maupun global," ungkap Ryan Adrian.

Melalui penyelenggaraan KRISTA InterFOOD 2026, NICE semakin mempertegas komitmennya untuk menjadi bagian dari pertumbuhan industri pameran, konvensi, dan event di Indonesia.

NICE percaya bahwa kehadiran venue dengan kapasitas, fasilitas, dan standar layanan yang kompetitif akan menjadi salah satu elemen penting dalam menarik lebih banyak penyelenggaraan event nasional maupun internasional ke Indonesia.

"Dengan semangat untuk terus berkembang dan menghadirkan pengalaman penyelenggaraan event terbaik, NICE siap membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bersama pelaku industri, asosiasi, penyelenggara pameran, serta mitra internasional dalam membangun masa depan industri MICE Indonesia," tutupnya.