Inisiatif yang dijadwalkan dimulai pada November 2026 tersebut akan menggabungkan metode penentuan posisi yang sudah ada dengan AI dan kalibrasi antena otomatis untuk meningkatkan perkiraan lokasi.

Menurut pernyataan tersebut, teknologi-teknologi baru ini dapat mendukung penerapan di berbagai bidang, seperti layanan kesehatan, bandar udara, pelabuhan, manufaktur, logistik, dan kota cerdas, serta operasi tanggap darurat.