NADIKABAR.COM — source berhasil membongkar pembatasan yang diterapkan Nvidia pada lini kartu grafis GeForce seri RTX 20, 30, dan 40.

Lewat proyek modding bernama gpu-unlock, performa komputasi kecerdasan buatan (AI) pada kartu grafis kelas konsumen tersebut melonjak hingga hampir dua kali lipat.

Langkah ini membuka potensi penuh tensor core yang selama ini dikunci oleh Nvidia demi membedakan segmen kartu grafis gaming dengan lini workstation profesional.

Kartu grafis seperti Nvidia GeForce RTX 3090 selama ini menjadi pilihan utama perakit sistem AI rumahan berkat kapasitas VRAM 24 GB yang harganya jauh lebih murah dibanding GPU kelas workstation.

Namun, Nvidia secara sengaja membatasi kecepatan instruksi tensor core pada kartu GeForce saat menjalankan operasi matematika AI FP16 atau BF16 dengan akumulasi FP32 menjadi separuh dari kemampuan aslinya.

Sebagai perbandingan, kartu workstation seperti RTX A6000 yang dibangun menggunakan chip fisik serupa dibiarkan berjalan pada kecepatan penuh tanpa pembatasan tersebut.

Solusi untuk membuka pembatas ini pertama kali dipublikasikan oleh pengembang bernama Zagitta melalui proyek gpu-unlock di platform GitHub. Modul ini bekerja pada tingkat kernel sistem operasi Linux tepat sebelum driver resmi Nvidia dimuat.

Secara teknis, sistem akan mengubah registri pemilih kecepatan pada GPU lalu mereset kartu secara otomatis. Berkat metode ini, pengguna tidak perlu melakukan flash VBIOS yang berisiko merusak perangkat maupun memodifikasi driver Nvidia.

Pengembangan proyek ini kini telah diadaptasi untuk tiga generasi kartu grafis GeForce:

Meski membawa peningkatan performa komputasi AI yang drastis, pembukaan kunci ini memiliki sejumlah catatan penting terkait pemanfaatannya:

Untuk saat ini, dukungan gpu-unlock masih terbatas pada sistem operasi Linux. Pengembang juga mengingatkan pengguna untuk memperhatikan manajemen suhu dan daya, sebab pemaksaan tensor core pada kecepatan maksimal dapat meningkatkan beban kerja dan konsumsi daya kartu grafis secara signifikan, demikian dikutip NadiKabar dari Techspot, Rabu (28/10/2026).