Keempat, PAEI mendorong recovery roadmap terbuka yang memuat fokus utama, action plan, penanggung jawab, timeline, dan indikator outcome terukur. Hal ini dinilai penting lantaran saat ini tantangan bukan lagi soal kekurangan aturan, melainkan pembuktian implementasi dan dampaknya.
"Contohnya tren konsentrasi kepemilikan, free float efektif, dan jumlah kasus yang dituntaskan. Peningkatan kualitas information flow, termasuk keterbukaan informasi dalam bahasa Inggris, perlu menjadi bagian dari roadmap tersebut," jelas PAEI.
Kelima, PAEI mendorong pemulihan kepercayaan investor. PAEI menegaskan, Isu integritas pasar perlu dibedakan dari kualitas fundamental emiten.
Pasalnya secara fundamental hingga Juni 2026, pendapatan emiten tumbuh sekitar 15,9% dengan laba bersih sekitar 16,3%. Ada sekitar 74% emiten membukukan laba bersih sepanjang semester I-2026.
Sementara valuasi pasar berada di kisaran 9,4 kali P/E hingga 9 Oktober 2026. Adapun basis investor saham saat ini mencapai 31,1 juta SID.
"Fondasi ini akan optimal apabila didukung transparansi, likuiditas, investability, dan enforcement yang kredibel dalam satu agenda reformasi yang konsisten. Benchmark perlu diperbaiki, tetapi underlying market juga harus diperbaiki," pungkasnya.