"Oleh karena itu, tentunya kesiapan ini perlu disiapkan dari sebelum kita pensiun. Hari ini OJK, Mandiri Taspen, dan sebagainya telah mengajak Bapak dan Ibu, terutama yang muda-muda untuk mempersiapkan pensiun dengan baik begitu," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, mengatakan upaya meningkatkan perlindungan pekerja menjadi tantangan pemerintah, mengingat sebagian besar angkatan kerja Indonesia bekerja di sektor informal.

"Kita memiliki angkatan kerja 155 juta, sebagian mereka ada yang PNS atau ASN tentu terkait dengan jaminan sosialnya mereka sudah apa... sudah punya, tapi jangan lupa bahwa dari angkatan kerja kita ada sekitar 60% mereka yang bekerja di sektor informal," paparnya.

Menurutnya, perlindungan tersebut perlu dipersiapkan seiring masyarakat menjalani masa produktif hingga memasuki usia tua.

"Dan ini tentu tantangan pemerintah bagaimana kita semangat yang kita dengar hari ini, masa mudanya produktif dan kemudian masa muda berkarya dan kemudian pada saat tua bahagia dan mendapatkan perlindungan. Jadi kami dari Kementerian Ketenagakerjaan sekali lagi ini sejalan dengan upaya kita untuk terus meningkatkan perlindungan kepada para angkatan kerja kita," paparnya.

Ia berharap pelaksanaan Kick Off Bulan Dana Pensiun 2026 dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan setelah memasuki masa purnabakti.

"Dan semoga ini program bersama bagaimana kita memperhatikan pasca mereka bekerja dengan kick-off bulan dana pensiun ini bisa kita wujudkan dengan kolaborasi bersama," pungkasnya.