Karena itu, Sandi juga mendorong lembaga keuangan tidak hanya hadir ketika pembukaan rekening dilakukan. Pendampingan dan kemudahan akses dinilai penting agar kebiasaan menabung dapat terus berjalan.

"Kemudian, mungkin masukan untuk lembaga keuangan bahwa mereka harus menjemput bola dengan menyediakan layanan untuk mengarahkan adik-adik ini untuk menabung setiap minggu apa yang mereka sisihkan dari uang jajan mereka sehingga mereka tidak menyimpan sendiri atau menitipkan ke guru-guru. Itu akan menimbulkan suatu risiko yang tidak baik," tuturnya.

Menurut Sandi, ketika pelajar mulai bertanggung jawab terhadap tabungannya sendiri, proses tersebut juga menjadi bagian dari latihan menuju kemandirian.

"Maka dari itu, ketika mereka punya tanggung jawab menyimpan sendiri, menabung sendiri uang mereka di bank yang diberikan oleh lembaga keuangan, itu sangat membantu mereka untuk menyiapkan diri mereka untuk mandiri ke depan menuju masa kuliah dan dunia kerja," ujarnya.

220.194 Rekening SimPel dan Rekor MURI

Upaya membangun kebiasaan menabung di kalangan pelajar kemudian dilakukan dalam skala yang lebih luas. Bank NTT bersama OJK Provinsi NTT dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT menggelar pembukaan rekening SimPel secara serentak di seluruh wilayah NTT melalui program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).

Hasilnya, sebanyak 220.194 rekening SimPel berhasil dibuka secara serentak melalui 23 kantor cabang Bank NTT di seluruh NTT.

Jumlah tersebut sekaligus membawa kegiatan itu mencatatkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Direktur Operasional MURI, Awan Rahargo mengatakan rekor sebelumnya tercatat di Provinsi Jambi pada 2016 dengan 123.060 rekening SimPel.

Bank NTT awalnya mengajukan target 136.000 rekening. Namun, target tersebut kemudian dinaikkan menjadi 200.000 rekening berdasarkan arahan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena.

Setelah melalui proses verifikasi dan validasi untuk memastikan tidak ada data ganda maupun kesalahan administrasi, jumlah pembukaan rekening yang tercatat justru melampaui target tersebut.