"Mulai bulan Agustus, September, Oktober sudah terjadi pemberian kredit pembiayaan kepada 2,1 juta penerima sebesar Rp 53 triliun," jelasnya.
"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan. Tadi kalau boleh disampaikan, dari Rp 53 triliun tersebut, ada 350 PUJK yang memberikan support kepada masyarakat kita.
Menurutnya penyaluran pembiayaan tersebut turut menyentuh berbagai lapisan masyarakat dan usaha mikro-kecil di daerah mulai dari pedagang warung kelontong, ojek online, petani kopi, hingga pelaku usaha ikan nila.
"BPD, BPR seluruh Indonesia dan lembaga-lembaga pembiayaan lainnya yang bersama-sama bagaimana kita meningkatkan akses keuangan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia," ujarnya.