Menurut Hasan, OJK harus mengantongi bukti yang kuat sebelum menyimpulkan adanya pelanggaran. Oleh karena itu, pemeriksaan dilakukan untuk memastikan apakah tindakan yang dilakukan pihak-pihak terkait melanggar ketentuan pasar modal.
Apabila ditemukan bukti pelanggaran, OJK akan mengumumkan hasil pemeriksaan sekaligus menjatuhkan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penegakan hukum akan disesuaikan dengan jenis pelanggaran yang terbukti dilakukan.
"Pada saat terbukti dan sudah melengkapi keseluruhan hasil pemeriksaan, nanti kami akan tentu publikasikan dalam bentuk pengenaan sanksi dan penegakan hukum sesuai pelanggaran yang dilakukan," tutur Hasan.