"Dari sisi permintaan, basis investor domestik terus bertumbuh dan aktivitas transaksi tetap terjaga. Minat korporasi domestik melakukan penghimpunan dana melalui penawaran umum di pasar modal masih cukup tinggi, dengan nilai penawaran umum secara YTD telah mencapai Rp 209,77 triliun," ujarnya.

Meski demikian, Hasan mengingatkan realisasi penawaran umum hingga akhir tahun masih bergantung pada sejumlah faktor. Di antaranya kondisi pasar, minat investor, serta pertimbangan perusahaan dalam menentukan waktu penerbitan dan biaya pendanaan.