Untuk industri asuransi, aset industri asuransi pada Agustus 2026 mencapai Rp1.200,55 triliun atau naik 2,56 persen secara tahunan (year on year/yoy) dari posisi yang sama pada tahun sebelumnya.

Dari sisi asuransi komersil, total aset mencapai Rp982,18 triliun atau naik sebesar 3,59 persen (yoy).

Kinerja asuransi komersil berupa akumulasi pendapatan premi pada periode Agustus 2026 mencapai Rp255,40 triliun atau tumbuh 2,66 persen (yoy).

Jumlah tersebut terdiri dari premi asuransi jiwa yang tumbuh 7,01 persen (yoy) dengan nilai sebesar Rp125,75 triliun serta premi asuransi umum dan reasuransi yang sedikit terkontraksi sebesar 2,35 persen (yoy) dengan nilai sebesar Rp99,61 triliun.

Permodalan industri asuransi jiwa serta asuransi umum dan reasuransi secara agregat mencatatkan risk-based capital (RBC) masing-masing sebesar 471,57 persen dan 331,52 persen, masih di atas threshold sebesar 120 persen.