Untuk asuransi nonkomersil yang terdiri dari BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, serta program asuransi ASN, TNI, dan Polri terkait program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, total aset tercatat sebesar Rp218,37 triliun atau terkontraksi sebesar 1,85 persen (yoy).

Selanjutnya, pada industri dana pensiun, total aset per Agustus 2026 tumbuh sebesar 6,99 persen (yoy) dengan nilai mencapai Rp1.724,14 triliun.

Untuk program pensiun sukarela, total aset mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,31 persen (yoy) dengan nilai mencapai Rp412,39 triliun.

Sedangkan program pensiun wajib yang terdiri dari program jaminan hari tua dan jaminan pensiun pada BPJS Ketenagakerjaan, serta program tabungan hari tua dan akumulasi iuran pensiun untuk ASN, TNI, dan Polri, total aset mencapai Rp1.311,75 triliun, tumbuh sebesar 7,86 persen (yoy).

Adapun pada perusahaan penjaminan, pada Agustus 2026 nilai aset terkontraksi sebesar 5,17 persen (yoy) menjadi Rp46,30 triliun.