"Makanya dulu sering kan bicara terkait dengan ketimpangan pembangunan di Jawa Barat tim redaksi Jabar Selatan dan Jabar Utara. Lalu Jabar Utaranya selesai belum? Mungkin kalau Jabar Utaranya di Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang karena mereka sudah merupakan kabupaten/kota industri, ya mungkin bisa tertangani dengan lebih baik," tuturnya.
Ono juga menyoroti kawasan Subang, Indramayu, dan Cirebon yang menurutnya masih memiliki desa-desa yang belum tersentuh pembangunan secara optimal meski kawasan Utara Jabar lebih sering mendapat perhatian soal pembangunan.
"Tapi kalau bicara Subang misalnya, lalu Indramayu, Cirebon, masih banyak nggak desa-desa yang belum terjamah. Di Indramayu saja masih ada beberapa desa yang belum dialiri listrik sehingga harus pakai tenaga surya," katanya.
Karena itu, ia berharap kebijakan pembangunan Jawa Barat ke depan tidak lagi hanya mengutamakan wilayah tertentu, tetapi benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat.
"Sehingga fokus kita mudah-mudahan sudah tidak ada lagi prioritas pembangunan yang mengarah ke satu dua wilayah saja, tapi benar-benar berdasarkan kebutuhan rakyat di desa atau seluruh wilayah di Jawa Barat," ujar Ono.
Ono menilai Jabar Selatan memiliki potensi ekonomi besar yang belum digarap maksimal. Sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan disebut bisa menjadi motor pertumbuhan ekonomi kawasan tersebut.