"Selatan misalnya ya, selatan itu kan potensinya sangat bagus ya di pertanian, di perkebunan, di perikanan. Di perikanan misalnya, karena kebetulan latar belakang saya perikanan, jadi laut bagian selatan itu laut yang mempunyai potensi sumber daya ikan yang besar tapi belum dieksplorasi maksimal karena memang jumlah nelayannya sedikit," katanya.

"Ini potensi yang sangat baik apabila dikembangkan. Maka misalnya tahun ini kita bangun misalnya di Cidaun ada pelabuhan yang kita dorong revitalisasinya. Lalu di Pangandaran, selain pariwisata juga potensi perikanannya juga sangat besar," lanjutnya.

Menurut Ono, persoalan konektivitas menjadi kunci. Jalan nasional yang sudah baik di wilayah Jabar Selatan belum cukup apabila akses menuju sentra produksi masih bergantung pada jalan kabupaten dan desa yang kondisinya rusak.

"Tapi di sisi lain kita hanya mempunyai satu ruas jalan nasional saja. Jalan nasionalnya sudah bagus dari mulai Sukabumi sampai Tasik sudah bagus. Tapi pada saat masuk sedikit ke tengah, menghadapi jalan kabupaten yang masih rusak, jalan desa yang masih rusak," kata Ono.

Karena itu, pembangunan infrastruktur di Jabar Selatan menurutnya harus diarahkan untuk membuka akses terhadap potensi ekonomi masyarakat.

"Sehingga perhatian kita bagaimana infrastruktur untuk mendukung potensi sumber daya alam yang sangat baik di Jabar Selatan juga ya harus kita kerjakan," pungkasnya.