Di satu sisi, Terry mengatakan pihaknya yang merupakan operator di wilayah tersebut belum mendapatkan persetujuan operasi produksi dari kementerian.

Padahal, kata Terry, beberapa waktu lalu Kementerian ESDM sempat menyatakan perusahaan akan mendapatkan persetujuan tersebut. Namun, hingga kini, pihaknya masih belum mendapatkan kejelasan terkait hal itu.

"Sudah satu tahun sejak kami diberi tahu bahwa izin akan diterbitkan, tetapi izinnya belum diterbitkan," katanya.