Meskipun titik api telah jauh berkurang, Otorita IKN tetap meningkatkan kewaspadaan dengan melanjutkan patroli dan pemantauan di lapangan. Tim darat bersama TNI dan Polri akan memastikan tidak muncul titik api baru dan segera melakukan penanganan apabila kembali ditemukan.

Pemantauan dari udara juga tetap disiagakan untuk memantau perkembangan kondisi lapangan dan memastikan kebakaran tidak meluas. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya OIKN menindaklanjuti arahan Presiden agar penanganan karhutla dilakukan secara cepat.

Selain penanganan di lapangan, Otorita IKN terus memperkuat upaya pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat mengenai pembukaan lahan tanpa membakar. Upaya tersebut juga telah dituangkan dalam Peraturan Kepala Otorita IKN mengenai pembukaan lahan tanpa membakar.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta semua pihak memberikan perhatian lebih pada kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi dekat Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.

Dia memberikan instruksi agar kebakaran tidak sampai ke kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) IKN. Orang nomor satu di Indonesia itu mengarahkan agar pengerahan aset-aset segera dilakukan.

"Yang harus diperhatikan juga kebakaran yang dekat dengan IKN itu, harus diperhatikan, harus dikerahkan aset-aset lebih jangan sampai kebakaran itu sampai ke zona inti," beber Prabowo dalam Ratas Perkembangan Penanganan Bencana secara virtual, Senin (7/9/2026).