Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjalankan tiga strategi utama untuk memperbaiki kualitas udara.

Pertama, yakni perluasan jangkauan layanan bus Transjabodetabek untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, di antaranya rute Blok M-Alam Sutera, Blok M-PIK 2, dan Blok M-Bandara Soekarno Hatta.

Strategi kedua, yaitu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan transportasi publik yang telah disediakan Pemprov DKI. Bahkan, Pemprov DKI telah menerbitkan aturan terkait pemberlakuan layanan transportasi umum gratis bagi 15 golongan masyarakat.

Strategi ketiga, selain sektor transportasi, yaitu dengan mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas pengolahan sampah Refused Derived Fuel (RDF) di Rorotan, Jakarta Utara.