Dadang berharap buku tersebut tidak hanya menjadi referensi bagi kalangan akademisi dan praktisi kenotariatan, tetapi juga dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan hukum nasional.
Menurut dia, berbagai gagasan dalam buku itu berpotensi menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan maupun naskah akademik peraturan perundang-undangan pada masa mendatang.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Unpad Prof. Widya Setiabudi Sumadinata mengapresiasi penerbitan buku tersebut sebagai bagian dari pengembangan kajian hukum melalui pertukaran gagasan.
Ia menilai dialog antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar pemikiran hukum mampu menjawab perubahan dan persoalan yang berkembang.
"Saya berharap kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dapat terus diperkuat melalui berbagai bentuk kegiatan, termasuk pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat," katanya.
Buku yang diterbitkan PT Refika Aditama tersebut didedikasikan kepada almarhum Badar Baraba, mantan dosen luar biasa Magister Kenotariatan Unpad yang juga merupakan pendiri Ikano Unpad.
Badar pernah menjabat Ketua Umum Ikano Unpad pada periode 2007–2011 dan 2011–2015 serta Ketua Dewan Penasihat organisasi tersebut.