"Coba saja dicek. Kalau semua dipisah, pasti biayanya mahal. Sementara salah satu alasan mengapa digabung ya untuk efisiensi dan penghematan anggaran," paparnya.

"Ini bukan berarti saya usul agar digabung, tetapi saya mengusulkan agar dilakukan simulasi terlebih dahulu. Silakan dilihat untung-ruginya. Kita mengapresiasi usulan Golkar, tetapi usulan itu jangan sampai melupakan hal-hal esensial lain yang juga penting," imbuh dia.

Sebelumnya, Ahmad Doli Kurnia mengatakan pileg, pilpres, dan pilkada sebaiknya digelar secara terpisah. Doli mengusulkan pileg digelar lebih dulu dan hasilnya menjadi tiket pencalonan pilpres.

Doli mengatakan usulan tersebut telah disampaikan sejak awal pembahasan mengenai keserentakan pemilu. Menurut dia, masing-masing jenis pemilu sebaiknya memiliki waktu pelaksanaan sendiri.

"Mengenai keserentakan pemilu, kami memang sejak awal mengusulkan agar ketiga jenis pemilu yang kita miliki-pileg, pilpres, dan pilkada-sebaiknya diselenggarakan terpisah, tidak ada yang disatukan," kata Doli kepada wartawan, Selasa (22/9).

Doli mengatakan ada sejumlah alasan di balik usulan tersebut. Salah satunya agar masyarakat bisa lebih fokus menentukan pilihannya pada setiap jenis pemilihan.