Pupuk hasil pengolahan tersebut kemudian digunakan dalam ekosistem Geofarm untuk pembibitan dan budidaya tanaman, sedangkan hasil panennya dapat diolah melalui ekosistem Geofood.

Salah seorang petani muda binaan PGE, Hendro, mengatakan pupuk Geofert yang telah dikeringkan dapat disimpan hingga satu tahun.

Selain pengolahan pupuk, PGE Kamojang memanfaatkan panas bumi untuk menghangatkan air kolam budidaya ikan melalui program Geofishery.

Teknologi tersebut diterapkan di kawasan Kamojang yang berada pada ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut.

Erwandi menyebutkan bahwa ikan yang dibudidayakan pada kolam berpenghangat panas bumi memiliki bobot lebih tinggi dibandingkan ikan pada kolam tanpa penghangat.

"Ternyata ikan di kolam A dan ikan di kolam B dengan berat yang sama di awal bibitnya, setelah sekian bulan itu ternyata memiliki perbedaan dari segi berat. Jadi, lebih berat 85 sampai 90 persen," katanya.