Nelwan membandingkan fungsi kanal di kawasan permukiman dengan kanal di lahan gambut. Di kawasan permukiman, saluran umumnya dirancang untuk mengalirkan air secepat mungkin. Sebaliknya, di kawasan gambut, air perlu ditahan agar tidak cepat terkuras.
"Di lahan gambut, justru sekat kanal itu fungsinya kita menahan air itu selama mungkin tidak keluar dari kawasan," kata Nelwan.
Ia menjelaskan, sekat kanal merupakan bagian dari upaya mengelola air sebelum kebakaran terjadi, bukan hanya ketika api sudah muncul. Dengan mempertahankan kelembapan gambut, risiko lahan menjadi sangat kering dan mudah terbakar diharapkan dapat ditekan.
Menurut Nelwan, upaya pengelolaan gambut perlu dilakukan dari hulu. Artinya, pemerintah tidak hanya menambah sumber daya saat kebakaran terjadi, tetapi juga menjaga agar kondisi lahan tidak semakin rentan terhadap api ketika musim kering datang.
"Bagaimana gambut ini kalau dia sudah kering dan tidak tidak punya alur pembasahan yang memadai, tidak ada upaya-upaya untuk mensuplai air di sana kan gitu, itu kan sama aja kita membiarkan dia menjadi sumber kebakaran setiap saat, kapan pun terjadi kekeringan," ujarnya.
Pendekatan tersebut sejalan dengan prinsip pemulihan ekosistem gambut yang mencakup pembasahan kembali (rewetting), pemulihan vegetasi, dan penguatan pengelolaan kawasan.
Dokumen teknis Kementerian Kehutanan mengenai rehabilitasi areal gambut bekas terbakar juga menempatkan pengelolaan tata air sebagai salah satu bagian dari pemulihan, bersama revegetasi dan penguatan kelembagaan masyarakat.
Dengan demikian, OMC dan sekat kanal memiliki peran yang berbeda tetapi saling melengkapi. OMC dapat membantu menambah pasokan air melalui hujan ketika kondisi atmosfer mendukung, sedangkan sekat kanal membantu mempertahankan air di kawasan gambut agar lahan tidak cepat mengering.
Keduanya tetap harus berjalan bersama upaya pencegahan, patroli, pemadaman darat, dan pemeriksaan ulang setelah api dipadamkan. Sebab, keberhasilan penanganan karhutla gambut bukan hanya ditentukan oleh seberapa cepat api dipadamkan, tetapi juga oleh kemampuan menjaga lahan agar tidak kembali menjadi bahan bakar ketika kekeringan datang.