Dengan demikian, luas panen padi sepanjang Januari-September 2026 mencapai 9,24 juta Ha atau turun 2,23% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sedangkan luas panen padi pada Oktober-Desember 2026 diperkirakan mencapai 1,54 juta Ha atau turun 17,75% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Angka potensi masih dapat berubah tergantung pada kondisi pertanaman padi sepanjang nanti pada Oktober-Desember 2026 seperti pada saat adanya serangan hama atau organisme pengganggu tanaman pada saat banjir, kekeringan, waktu pelaksanaan panen oleh petani mengalami perubahan dan kondisi lainnya," beber Ateng.