NADIKABAR.COM — Petani memanen bunga marigold di Atlixco, Meksiko, menjelang perayaan Hari Orang Mati pada awal November.

Atlixco - Petani memanen bunga marigold di Atlixco, Meksiko, menjelang perayaan Hari Orang Mati pada awal November.

Seorang petani bekerja dengan bunga marigold yang baru dipotong saat musim panen menjelang perayaan Hari Orang Mati atau Día de Muertos di Atlixco, Meksiko, kemarin. REUTERS/Daniel Becerril

Bunga berwarna kuning dan oranye itu menjadi salah satu unsur penting dalam tradisi masyarakat Meksiko untuk mengenang anggota keluarga yang telah meninggal.REUTERS/Daniel Becerril

Marigold, yang dikenal masyarakat setempat sebagai cempasúchil, banyak dibudidayakan menjelang perayaan tahunan tersebut. Bunga ini digunakan untuk menghias altar persembahan atau ofrenda, rumah, serta makam keluarga. REUTERS/Daniel Becerril

Dalam tradisi Hari Orang Mati, keluarga menyiapkan altar berisi foto orang yang telah meninggal, lilin, makanan, minuman, dan benda-benda yang disukai semasa hidup.  Marigold menjadi bagian penting dari dekorasi altar karena warna cerah dan aromanya dipercaya membantu menuntun arwah menuju tempat persembahan. REUTERS/Daniel Becerril

Perayaan Hari Orang Mati umumnya berlangsung pada 1 dan 2 November.Bagi para petani, panen marigold bukan hanya bagian dari siklus pertanian, tetapi juga terkait dengan tradisi budaya yang terus dijalankan masyarakat Meksiko. Bunga yang dipotong dari ladang kemudian didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan perayaan di berbagai tempat. REUTERS/Daniel Becerril

Tradisi Hari Orang Mati di Meksiko merupakan perpaduan praktik penghormatan kepada leluhur dari kebudayaan pra-Hispanik dengan unsur kepercayaan yang berkembang setelah kedatangan bangsa Spanyol. UNESCO memasukkan perayaan masyarakat adat yang berkaitan dengan Hari Orang Mati ke dalam daftar Warisan Budaya Takbenda pada 2008.  REUTERS/Daniel Becerril