NADIKABAR.COM β Pemerintah Provinsi Papua Tengah menjadikan kepala suku sebagai jembatan aspirasi masyarakat adat dengan pemerintah untuk memperkuat komunikasi, menjaga persatuan dan mencegah persoalan sosial berkembang menjadi konflik.
Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa di Nabire, Jumat, mengatakan pemerintah provinsi telah secara resmi mengakui delapan kepala suku besar di Papua Tengah sebagai mitra untuk pembangunan orang asli Papua (OAP).
βKepala suku harus menjadi jembatan dalam menyampaikan aspirasi masyarakat adat kepada pemerintah,β katanya.
Ia mengatakan berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat perlu segera dikomunikasikan kepada pemerintah agar dapat ditangani sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Menurutnya, kepala suku juga perlu membangun komunikasi dengan kepala suku lainnya serta tokoh masyarakat untuk menjaga persatuan dan ketertiban di Papua Tengah.
Selain menjaga kehidupan sosial masyarakat, kepala suku diharapkan memberikan perhatian terhadap persoalan tanah adat, pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat adat.