CEO Paramount Skydance, David Ellison, mengatakan dalam sebuah memo kepada karyawan bahwa aksi merger ini diharapkan dapat selesai dalam kurun waktu sekitar dua minggu. Namun ia belum bisa memastikan bagaimana penggabungan dua usaha ini terhadap nasib para pekerja ke depan.

"Saya tahu Anda memiliki pertanyaan tentang apa yang akan terjadi selanjutnya. Peran Anda, tim Anda, dan bagaimana kita akan bekerja sehari-hari. Kita belum memiliki semua jawabannya, dan saya tidak akan berpura-pura sebaliknya," tulis Ellison dalam memo tersebut.

Di sisi lain, Ellison telah menjanjikan penghematan biaya sebesar US$ 6 miliar atau Rp 107,37 triliun kepada para investor setelah melakukan kesepakatan merger dengan WBD. Padahal melalui aksi merger tersebut akan ada tumpang tindih aset serupa milik kedua perusahaan.

Kondisi inilah yang akhirnya membuat analis dan para karyawan memperkirakan adanya pemangkasan. Karena perusahaan gabungan tersebut akan memiliki dua kelompok tim serupa dari Paramount dan WBD termasuk insinyur perangkat lunak, tim pemasaran, dan kelompok penjualan iklan.