NADIKABAR.COM — saham data center AI tertekan seiring kemenangan besar Partai Demokrat yang dipandang sebagai pendukung moratorium pembangunan infrastruktur AI. Demokrat mengalahkan Republik dalam pemilihan paruh waktu Amerika Serikat dan di pusat-pusat teknologi seperti Texas.
Pasar sebelumnya sudah memprediksi Partai Demokrat akan memenangkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan kemungkinan mengambil alih kendali Senat. Namun, beralihnya kursi gubernur Texas ke tangan Demokrat merupakan pukulan telak.
Kandidat Demokrat Gina Hinojosa, yang berencana segera memberlakukan moratorium data center di negara bagian tersebut, menang atas gubernur petahana Partai Republik, Greg Abbott. Menurut Wells Fargo, 27% dari rencana kapasitas gigawatt data center berada di Lone Star State (julukan Texas) itu.
Menurut Dan Ives, pengamat di Yorkville Ives & Co, hasil pemilu paruh waktu ini akan memperlambat pembangunan data center di seluruh AS. "Kita tak bisa menutup-nutupi fakta bahwa kendali Demokrat, khususnya di Senat, akan menciptakan hambatan besar bagi legislasi AI dan teknologi selama 2 tahun ke depan," ujarnya.
Pemilihan di Texas adalah kekhawatiran terbesar bagi investor teknologi dan perdagangan AI, karena dari sanalah sekitar 25%-30% kapasitas dan gigawatt data center AS akan berasal.
Saham SpaceX milik Elon Musk turun 4% setelah pasar dibuka dan saham Tesla turun 5%. Kemenangan Demokrat di Texas merupakan kemunduran besar bagi Musk, mengingat ia sangat mendukung kandidat Partai Republik di wilayah yang juga menjadi basis perusahaannya, Tesla dan SpaceX.
Musk menghabiskan dana setidaknya USD 474 juta untuk pemilu paruh waktu ini dan menyalurkan USD 224 juta khusus ke Texas, di mana calon Senat dari Partai Republik Ken Paxton dan Gubernur Greg Abbott kalah dari Demokrat.
Dikutip NadiKabar dari CNBC, Kamis (5/11/2026) SpaceX saat ini sedang membangun kapasitas data center hingga beberapa gigawatt, termasuk proyek-proyek di Texas.
Saham perusahaan cloud baru CoreWeave dan Iren turun 4% pada perdagangan Rabu pagi. Pesaingnya, Nebius Group, turun sekitar 0,5% dan Oracle naik 2%. Saham Nvidia juga sedikit melemah.
Raksasa teknologi Alphabet, Meta, dan Microsoft sukses melawan tren pasar dan ditutup lebih tinggi. Alphabet naik 3%, Amazon naik 7%, Meta naik 2%, dan Microsoft naik 5,5%.
Kemenangan Demokrat di Texas menambah tekanan pada industri AI. "Kami percaya reaksi pasar saham dari pemilu paruh waktu ini sebagian besar bergantung pada hasil pemilihan gubernur Texas, kemenangan Demokrat berpotensi jadi peristiwa risiko kerugian ekstrem yang tak terduga bagi perdagangan AI," sebut Ohsung Kwon dari Wells Fargo.
Demokrat juga memenangkan atau mempertahankan kursi gubernur di negara bagian lainnya yang penting bagi data center, yakni Georgia, Pennsylvania, dan Ohio. Georgia mewakili 7% dari seluruh rencana gigawatt pusat data di AS, sementara Ohio dan Pennsylvania masing-masing menyumbang 5%.