Namun, dorongan untuk kolaborasi internasional terkait pengamanan AI terhambat oleh Trump, yang menyebut peringatan bahwa teknologi tersebut dapat mengancam umat manusia sebagai "hoax" dan "skema globalis untuk mengendalikan kecerdasan super".

Paus Leo mengaku tidak panik terkait kekhawatiran tentang AI, tapi ia mendesak pemimpin dunia untuk mempromosikan dialog, studi, investigasi, dan mencari cara agar AI tidak sampai menghancurkan manusia.

Ini bukan pertama kalinya Paus Leo menaruh perhatian besar pada AI. Pada bulan Mei, ia mengeluarkan ensiklik yang menyatakan bahwa AI tidak netral dan harus diawasi melalui regulasi yang kuat untuk memastikan AI melayani umat manusia dan bukan malah menghancurkannya.