Sementara itu, Sekretaris Sekolah Partai PDI Perjuangan, Nida, menjelaskan proses di balik kehadiran para peserta muda yang memadati lokasi acara tersebut merupakan hasil seleksi ketat dari ribuan pendaftar yang mengisi formulir secara daring.
Panitia melakukan verifikasi data mulai dari kartu tanda mahasiswa (KTM), kartu tanda penduduk (KTP), hingga rekam jejak media sosial sebelum akhirnya menyaring ratusan peserta terpilih.
Bahkan, Nida mengapresiasi perjuangan peserta asal Bandung yang datang menggunakan kereta cepat Whoosh dengan biaya mandiri demi mengikuti sekolah partai tersebut.
Dia menjelaskan tujuan diadakan acara tersebut, keluarga besar PDI Perjuangan ingin memperkenalkan agar kawan-kawan lebih dekat dan mengenal PDI Perjuangan.
"Bahwa ketika kita berbicara politik, kita enggak hanya cuman sekadar cerita soal elektoral, cerita soal kemenangan pemilu, tetapi juga ada amanah untuk menyampaikan edukasi ke masyarakat dan menjaga kewarasan demokrasi," ujar Nida.