Bangunan ini adalah pasar penampungan sementara untuk pedagang pasar lain yang sedang di renovasi. Namun, dari sekian lapak yang ada, hanya ada dua kios yang buka dan sisanya tutup permanen.
Jauh berbeda dengan kondisi lapak yang ada di jalan depan, lorong-lorong sekitar pasar penampungan ini sangat sepi dan hampir tidak ada orang yang melintas. Menunjukkan bagaimana para pengunjung pasar hanya berbelanja di lapak-lapak pinggir jalan dan enggan masuk ke dalam bangunan pasar yang sesungguhnya.
Kondisi ini semakin parah saat memasuki bangunan utama pasar. Lorong-lorong di dalam bangunan tampak sangat lengang dengan mayoritas kios yang mengapit jalan setapak berlantai keramik putih itu tertutup rapat oleh rolling door besi.
Secara keseluruhan, di dalam bangunan pasar dua tingkat ini hanya terlihat kurang dari 20 lapak buka. Di lantai dasar terlihat ada 1 lapak sayuran, 4 lapak sembako, 1 lapak sepatu dan tumbler, 1 lapak produk kecantikan, dan 2 lapak perabotan rumah tangga.