NADIKABAR.COM — Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Selatan mengadakan sosialisasi pengenalan emosi dan batasan tubuh bagi 50 pelajar berkebutuhan khusus atau difabel di SLB-C Wimar Asih, Kelurahan Ragunan, Kecamatan Pasar Minggu.

"Anak-anak perlu mengenali apa yang mereka rasakan dan memahami bahwa tubuh mereka harus dihargai. Melalui lagu dan interaksi sederhana, kami berharap dapat membantu mereka berani menyampaikan ketika merasa takut atau menerima sentuhan yang membuatnya tidak nyaman," kata Kepala Seksi Perlindungan Anak Sudin PPAPP Jakarta Selatan, Dewi Damyanti di Jakarta, Senin.

Dewi mengatakan, kegiatan ini bertujuan membekali peserta didik dengan pemahaman mengenai perasaan diri, batasan tubuh, serta keberanian untuk menyampaikan ketidaknyamanan dan mencari bantuan ketika membutuhkan perlindungan.

Menurutnya, pengenalan emosi dan batasan tubuh merupakan bekal penting bagi anak untuk mengekspresikan perasaan sekaligus melindungi dirinya.

Dewi menjelaskan, kegiatan diawali dengan materi bina suasana dan permainan edukatif yang dipandu fasilitator sekolah inklusi. Kegiatan tersebut bertujuan membangun konsentrasi, keberanian, dan rasa percaya diri siswa.