Sebaliknya, keterbatasan tempat yang sesuai untuk berolahraga bisa menjadi tantangan. Pelari perlu menghadapi kondisi lingkungan yang tidak selalu mendukung aktivitas lari dengan nyaman.
Selain kebersamaan, konsistensi juga menjadi bagian penting dari persiapan pelari menuju race day. Data Strava menunjukkan pelari rata-rata berlatih setidaknya tiga hari dalam seminggu selama periode persiapan.
Durasi latihan juga memperlihatkan perbedaan antara hari kerja dan akhir pekan. Pelari rata-rata meluangkan waktu 52 menit untuk berlatih pada hari kerja, sementara durasinya meningkat menjadi 1 jam 17 menit pada akhir pekan.
Data tersebut menggambarkan bagaimana pelari mengatur waktu latihan di tengah rutinitas harian. Akhir pekan menjadi kesempatan untuk menjalani sesi yang lebih panjang, sementara latihan pada hari kerja tetap menjadi bagian dari upaya menjaga konsistensi.
Menjelang JRF 2026, pola latihan ini menjadi gambaran mengenai persiapan yang dilakukan pelari sebelum menghadapi hari perlombaan. Selain mengejar target jarak dan waktu, mereka perlu membangun rutinitas latihan yang sesuai dengan kondisi dan kemampuan masing-masing.