Stanley Joewono, kreator Strava yang hidup dengan beta talasemia mayor mengungkapkan perjalanannya berlari untuk menghadapi Half Marathon pertamanya di JRF 2026.

Stanley awalnya mulai berlari untuk meningkatkan kebugaran tubuh. Setelah menyelesaikan sejumlah perlombaan 5K dan 10K, ia kini bersiap menghadapi tantangan baru, yakni mengikuti half marathon pertamanya di JRF 2026 pada 24 Oktober.

"Awalnya, lari menjadi tantangan pribadi bagi saya untuk meningkatkan kebugaran, bukan fokus utama karena rutinitas saya lebih berfokus pada strength training dan conditioning. Momen yang membuat saya jatuh cinta pada lari adalah ketika saya menyadari bahwa lari menjadi bentuk meditasi terbaik bagi saya, sekaligus cara untuk lebih memahami tubuh, batas kemampuan, bahkan diri saya sendiri," tutur Stanley.

Dalam mempersiapkan diri menghadapi half marathon pertamanya, Stanley memanfaatkan Strava sebagai jurnal latihan pribadi. Melalui fitur Training Log dan Relative Effort, ia dapat memantau perkembangan latihan, memahami respons tubuh terhadap aktivitas fisik, serta mencari keseimbangan dalam menjalani rutinitas latihan.

"Lari memang perjalanan pribadi, tetapi berbagi momen penting ini dengan seseorang yang saya kenal pada race day membuat pengalaman ini terasa jauh lebih bermakna," pungkasnya.