Oleh karena itu, kesempatan tampil pada Piala Davis juga menjadi bagian dari proses membangun kedalaman kekuatan tenis putra Indonesia untuk menghadapi agenda internasional pada masa mendatang.
"Pelti melihat kualitas pemain-pemain kita dari turnamen. Kami pantau, kami observasi. Ini bisa kita coba bikin timnya untuk persiapan multievent sekalian," kata Andi.
Indonesia menghadapi Rumania yang secara peringkat memiliki kekuatan lebih tinggi. Cezar Cretu berada di peringkat 271 ATP dan Radu Mihai Papoe peringkat 315, sedangkan Gunawan menempati posisi 2.202 dan Rafalentino peringkat 1.608 dunia.
Menurut Andi, jarak tersebut menjadi gambaran pentingnya memperbanyak jam terbang internasional bagi generasi baru tenis putra Indonesia.
"Untuk menuju konsisten, kita harus lebih memantapkan try out. Turnamen-turnamen internasional, kita harus selalu ada di sana. Itu paling penting kita jaga, khususnya di putra," ujar Andi.