Di sisi lain, Bahlil memastikan harga BBM subsidi tidak akan naik. Pertalite masih dijual Rp 10 ribu per liter.
"Tapi apa pun yang terjadi saya menyampaikan bahwa harga minyak atau harga BBM subsidi khususnya subsidi itu tidak akan kita naikkan. Sampai dengan 2026 Desember sambil kita melihat perkembangan global. Tapi kalau untuk harga BBM non-subsidi kita akan serahkan kepada harga pasar," tegasnya.
Pembatasan pembelian Pertalite direncanakan berlaku untuk kelompok masyarakat dengan desil tertinggi, yakni 9-10, atau kelompok yang dianggap paling sejahtera. Namun dalam perkembangannya, banyak yang memprotes penetapan desil karena dinilai tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya.